Air terjun Kali Klepuh : Si perkasa di kaki Gunung Argopuro

Setelah hampir 3 minggu lamanya, disibukkan dengan tugas sekolah yang semakin lama semakin menumpuk gak kelar-kelar. Malamnya seorang sahabat perjalanan saya, Yesi yang gak lulus-lulus ikutan sumpek karena skripsinya, ikutan meracuni pikiran saya untuk piknik hore lagi. Iya sepertinya saya butuh piknik. Lembaran kertas-kertas penuh coretan hitungan saya singkirkan jauh dari kamar, digantikan dengan beberapa item, rain cover, knife army, sunglasses, emergency kit, sepatu, sandal trekking dan camera. Well done, I’m ready to explore Jember again.

Pegunungan Argopuro

Pegunungan Argopuro

Kali ini saya mencoba menyusuri lereng pegunungan Argopuro, tepatnya di Perkebunan Kali Klepuh. Seperti yang dibicarakan warga sekitar, bahwa di lokasi ini terdapat 4 air terjun yang sangat cantik, belum banyak orang yang tahu keberadaannya. Lama perjalanan hanya sekitar 2 jam saja, jalan yang dilalui seperti halnya jalanan perkebunan pada umumnya. Berbatu, becek karena hujan serta menanjak dan licin. Berkali-kali sepeda motor sesama teman perjalanan mengalami trouble, jatuh terpeleset karena medan yang dilalui sangat tidak terduga. Bahkan salah satu motor teman, hampir saja kehabisan bensin terlalu banyak nge-gas, karena medan yang sangat tidak bersahabat.

dorong motornya, bro

dorong motornya, bro

IMG_0007-01Sesampai di ujung perjalanan, air sungai dengan aliran yang sangat deras memotong perjalanan kami, terpaksa sepeda motor kami parkir di semak-semak hutan yang gelap. Berdoa semoga saja gak ada monyet iseng mretelin motor saya.

selfie dulu lah sebelum trekking

selfie dulu lah sebelum trekking

potong jalur hutan.

potong jalur hutan.

duri dan semak dimana-mana

duri dan semak dimana-mana

Kami melanjutkan trekking dengan memasuki hutan lebat, 15 menit mengikuti jalan setapak yang menanjak, licin dan berbatu. Lalu kemudian digantikkan dengan semak belukar tempat habitat serangga bahkan ular asyik berkeluarga disana. Sedikit timbul ketakutan di benak saya, karena jalanan yang ada menuju air terjun ketiga ternyata mengalami longsor. Sempat salah satu teman mengecek jalur menuju air terjun ketiga, namun ternyata jalur sudah hilang karena longsor. Terpaksa kami kembali dan melanjutkan perjalanan ke air terjun keempat, dengan jalur yang semakin masuk ke dalam hutan. Tidak adanya jalan setapak, membuat kami berkali-kali membuka jalan dan menerobos semak belukar. Jangan lupa untuk memakai baju berlengan panjang berbahan tebal, karena duri dari semak yang kami lewati, sukses membuat beberapa goresan luka di lengan dan tangan saya.

kawasan hutan di kaki pegunungan Argopuro

kawasan hutan di kaki pegunungan Argopuro

Setalah hampir satu jam perjalanan, belum ada tanda-tanda terlihat air terjun maupun suara khas air yang menghantam tanah. Saya memutuskan untuk mengubah rute mengikuti aliran sungai yang lumayan deras saat itu, ditambah dengan banyaknya jeram dan licinnya batu karena lumut. Menambah semakin susahnya medan menuju air terjun ini. Namun meski terjatuh terpleset berkali-kali, tidak menimbulkan rasa keingintahuan kami surut, saya dan teman-teman semakin bersemangat menyusuri sungai. Hingga di satu titik ketika kami beristirahat di batang pohon yang melintang di tepian sungai, sepatu sebelah kiri yang saya pakai hanyut terbawa aliran sungai yang semakin deras saja. Untunglah saya membawa cadangan sandal gunung. Oke mungkin ini saatnya beli sepatu baru, pikir saya sat itu, haha.

bye sepatu sebelah kiri :')

bye sepatu sebelah kiri :’)

Pemandangan di dekat air terjun Kali Klepuh

Pemandangan di dekat air terjun Kali Klepuh

Tak lama kemudian kami melanjutkan perjalanan kembali, meski sedikit menggigil kedinginan karena air sungai yang samakin dingin. Tak jauh dari lokasi ketika sampai di dekat tebing tinggi, kami mendengar suara burung-burung memenuhi langit kala itu, hembusan udara yang sangat bersih karena masih sangat alaminya lokasi air terjun ini. Membuat saya tertegun berlama-lama memandangi keindahan kawasan lereng gunung argopuro, hingga akhirnya tak lama kemudian saya menemukan air terjun ini.

hore nyampeeekk..

hore nyampeeekk..

IMG_0018-01

Air Terjun Kali Klepuh

nyebur-nyebur, man

nyebur-nyebur, man

gak dingin mas?

gak dingin mas?

Deretan bunga berwarna kuning dari pohon, sungai yang sangat jernih, suara burung yang bersahutan dan aliran air terjun yang membuat saya berkali-kali ingin menceburkan diri di dalamnya. Di ujung tebing, kita akan menemukan sumber mata air yang sangat jernih dan bisa diminum.

Yesi yang jomblo, sedang merenung sambil mandi

Yesi yang jomblo, sedang merenung sambil mandi

sisi lain dekat tebing

sisi lain dekat tebing

sayangnya, kami hanya bisa menjelajahi satu air terjun saja. dikarenakan hari mulai gelap dan takut tersesat di dalam hutan. kami memutuskan untuk pulang dan akan kembali lagi mengexplore tiga air terjun selanjutnya.

Air terjun Kali Klepuh adalah salah satu destinasi yang cocok buat kalian yang sangat gemar menguji keberanian, serta tantangan. Semoga saja air terjun Kali Klepuh masih terjaga keindahannya dan keasriannya dari tangan kotor yang tidak bertanggung jawab. Maupun dari pihak-pihak yang hanya mengambil keuntungan dari salah satu tempat wisata namun tidak pernah menjaga bahkan merawatnya itu harapan saya. Semoga.

pose sailormoon dulu sebelum pulang.

pose sailormoon dulu sebelum pulang.

Advertisements

2 thoughts on “Air terjun Kali Klepuh : Si perkasa di kaki Gunung Argopuro

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s