Eksotisme Air Terjun Watu Ondo Jember

Saya ini orangnya mudah banget terdistraksi. Jumat malam setelah berjumpa dengan beberapa teman Alengleng yang hobinya gak bisa nahan jalan kalau ada hari libur dikit, pamer foto-foto air terjun yang keren banget. Saya langsung mengiyakan tanpa pikir panjang. Padahal hari sebelumnya saya sudah membooking lapangan badminton untuk menghabiskan weekend dengan rencana hidup yang lebih sehat. Ternyata hanyalah wacana, Alengleng berhasil membuat saya membatalkan agenda dan merelakan uang sewa badminton demi rencana hidup lebih sehat dan bermartabat.

Dipamerin foto beginian, siapa yang bakal nolak?

Dipamerin foto beginian, siapa yang bakal nolak?

Beberapa teman backpacker Jember banyak sekali yang penasaran dengan Air terjun Watu Ondo. Sebenarnya tidak begitu susah mencarinya, hanya saja medan yang dilalui memang bukanlah jalan setapak ataupun berbatu dan bermakadam. Namun hutan belantara dengan menyusuri sungai dengan aliran yang tidak begitu deras dan dipenuhi sarang laba-laba, kerena jarang sekali dilalui warga setempat.

Perjalanan masuk keluar hutan

Perjalanan masuk keluar hutan

Tiga petualang cantik, jika dilihat dari tampak belakang.

Tiga petualang cantik, jika dilihat dari tampak belakang.

ready to see a little paradise

ready to see a little paradise

Keesokan paginya saya sudah berada di atas sepeda motor menuju kecamatan Tempurejo, berboncengan dengan seorang wanita yang umurnya gak beda jauh lah sama saya. Namanya orien, saya mengenalnya ketika dia masih berstatus sebagai pacar sahabat saya. –sekarang status mantan dan masih jomblo- jika ada yang berminat silahkan hubungi secara private message, ya *sempetin jualan temen*

Orien, status Jomblo. butuh temen traveling karena punya balance 0%

Orien, status Jomblo. butuh temen traveling karena punya balance 0%

berasa jadi putri duyung sungai

berasa jadi putri duyung di sungai

Lanjut jalan melewati semak belukar

Lanjut jalan melewati semak belukar

angkat ransel biar gak basah. jangan lupa bawa dry bag.

angkat ransel biar gak basah. jangan lupa bawa dry bag.

Menuju kawasan Merubetiri memang menawarkan banyak sekali kejutan. Keindahan padang savanna yang menghijau, beberapa kali menyebrangi sungai yang sangat jernih. Selain sungainya yang sangat jernih, ada hal yang sangat unik dari kawasan Watu Ondo, bebatuan dari sungainya berwarna hijau. Iya hijau karena jenis batunya, bukan karena lumut licin yang biasanya sering kita temui di batuan sungai. Batu-batu hijau di sepanjang sungai memantulkan cahaya matahari yang masuk malu-malu dari rimbunnya pepohonan, Ingin rasa hati membawa sebongkah batu hijau tersebut, siapa tau bisa dibuat batu akik *PLAK*

kalau ngeliat beginian, mana tahan buat gak nyebur

kalau ngeliat beginian, mana tahan buat gak nyebur

dan nyebur jugaa, akhirnya

dan nyebur jugaa, akhirnya

nyebur sesion selanjutnya.

nyebur sesion selanjutnya.

Air terjun watu ondo sendiri merupakan salah satu dari ketiga air terjun terakhir yang terdapat dalam kawasan taman nasional Merubetiri, dinamakan Watu Ondo karena bentuk dari batunya yang menyerupai tangga, aliran air terjunnya tidak begitu deras dan tidak terlalu tinggi. Disini kita bebas berenang kesana kemari, berlompatan dari atas air terjun, berendam bahkan berselfie ria hingga memori kamera habis.

jalan jongkok menyusuri tebing

jalan jongkok menyusuri tebing

Air terjun Watu Ondo

Air terjun Watu Ondo

selfie timee..

selfie timee..

bareng si orien

bareng si orien yang (ngakunya) jomblo

masih maen air

masih maen air

Air terjun kedua adalah Air terjun Mejo. Bentuknya yang menyerupai meja, membuat kami bebas bermain luncuran. Kedalaman airnya hanya sekitar setengah meter saja. Cocok bagi kalian yang belum begitu mahir berenang dan cuma pengen berendam selayaknya putri duyung terdampar.

Air terjun Watu

Air terjun Mejo

Air terjun mejo tampak samping

Air terjun mejo tampak samping

Yaak, nyebur lagiii..

Yaak, nyebur lagiii..

Air yang jernih dan bebatuan yang berwarna hijau

Air yang jernih dan bebatuan yang berwarna hijau

Air terjun yang terbesar dan tertinggi di kawasan ini dinamakan Air Terjun Gedhek, dinamakan Gedhek karena mirip tembikar yang dialiri air jernih dari atas sekitar 8 meter. Air terjun Gedhek memiliki aliran yang tidak terlalu deras, namun tempat jatuh airnya sangat dalam. Saya mencoba mengukur kedalaman hingga sampai 2 meter lebih dan belum sampai dasarnya. Saya sarankan, jika belum begitu mahir berenang, bawalah pelampung atau perahu tiup kecil sekaligus.

air terjun watu gedhek

air terjun watu gedhek

jump.... jump..

jump…. jump..

Saya yang paling tidak tahan melihat jernihnya air dan terlalu terpesona dengan pemandangan kolam alami di tengah hutan belantara, langsung melompat jauh berkali-kali ke semua dari serangkaian air terjun watu ondo. setiap kali memandang jauh bentangan aliran sungai yang jernih, neuron di otak setiap saat selalu saja mengirim signal untuk mengingat sosok seorang Chris Martin saat menyanyikan lagu Paradise.

yuk mariiiii, ng-jump..

yuk mariiiii, ng-jump..

And dreamed of para- para- paradise
Para- para- paradise
Para- para- paradise
Whoa-oh-oh oh-oooh oh-oh-oh

mbaak, ngapain mbak..

mbaak, ngapain mbak..

Tidak berlebihan rasanya jika saya menggambarkan Watu Ondo adalah salah satu little paradise di Jember, sungguh sensasi petualangan yang sangat menakjubkan. Yang paling mengesankan dari tempat ini adalah, saya tidak menemukan satupun sampah. Keren. Semoga saja watu ondo masih dan selalu akan terjaga keasriannya, tidak tercemari oleh para traveler yang tidak bertanggung jawab. Take nothing, but pictures. Leave nothing, but footprints.

manusia yang gak pernah tahan liat air bening dikit

manusia yang gak pernah tahan liat air bening dikit

Advertisements

16 thoughts on “Eksotisme Air Terjun Watu Ondo Jember

  1. Mbak mau tanya, kalo ke watuondo itu rutenya ada petunjuknya ga ya? Atau pae guide atau gmna?
    Jalannya berapa lama ya? Makasii

  2. Bulan maret kemaren saya habis dari sini juga. Baguus! sayang nggak bisa nyebur, padahal airnya menggoda banget 😦
    btw, salam kenal ya mbak πŸ™‚

  3. sekedar info, kalo kesana usahakan saat musim hujan atau 4 hari setelah hujan langsung ke tkp, kalo pas musim kemarau takut kecewa kayak gua -_-,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s