Green Bay, Bye.. Bye..

Apa yang pertama kali terpikirkan, jika kita sedang jenuh dan galau pengen banget berlibur di suatu tempat untuk melepas penat? Jawabannya pasti beragam. Dan saya yakin, sebagian pasti menjawab “Ke pantai”.  Yak betul, itulah jawaban yang langsung terlontar begitu seorang teman mengajak liburan kepada kami para wanita yang sok kecantikan ini. Tapi please, ya masa papuma lagi papuma lagi (pantai terdekat dari tempat tinggal saya). Salah satu teman menawarkan Green Bay atau yang beken disebut Teluk Hijau untuk menghabiskan weekend. Mulanya saya menolak, karena udah pernah kesana sekali dan ogah kalau harus kesana lagi. Tapi teman saya sebut saja Indah, Uun dan Opi memaksa untuk pergi mengunjunginya. Sayapun kalah suara, pff.

Dengan rencana dadakan dan tanpa persiapan sama sekali, kamipun nekat berangkat pagi pukul 8 dari Jember, dengan menaiki sepeda motor menuju Pesanggaran, Banyuwangi, menuju pantai Rajegwesi. Karena emang belum sarapan dan kelaparan banget, mampirlah kami ke Pecel Garahan yang paling endeus dan femes tersebut. Setelah kenyang dan haha-hihi-haha kamipun melanjutkan perjalanan kembali. Perjalanan yang terasa amat sangat lama dan melelahkan diselingi dengan curhat panjang lebar dan nyanyi2 lagu pop, dangdut bahkan kosidahan, mati gaya gak nyampe-nyampe. Kamipun masuk ke lokasi ptpn 12 wilayah Sarongan, jalannya udah bukan aspal bahkan berbatu besar di kanan dan kiri. Masuk pos wilayah Sarongan, kami beristirahat sejenak dan membayar tiket untuk masuk ke wilayah Balai Taman Nasional Meru Betiri. Sebagai informasi, untuk menuju pantai Rajegwesi kita bisa menggunakan mobil pribadi atau menyewa mobil troper. mobil trooper sangat disarankan karena mengingat medan menuju Teluk Hijau yang sangat berat.

Untuk menyewa mobil trooper, bisa menghubungi Dinas Pariwisata Banyuwangi untuk info lebih lanjut. Tiket untuk 4 orang dan 2 sepeda motor hanya 16 ribu rupiah. Setelah basa-basi nanya ini itu dengan para penjaga pos, uhmm banyak nanya sih lebih tepatnya. Kami bahkan ditawarkan guide free menuju Green Bay, mungkin para mas-mas penjaga pos khawatir dan masih heran dengan kami yang nekat ke Green Bay cewek-cewek doank. Haha

Image

Setelah menolak secara halus tawaran dari mas penjaga pos, saya dan 3 teman saya melanjutkan perjalanan kembali. Jalanan pun semakin tak bersahabat, batu-batu kecil berubah menjadi batu-batu besar di kanan kiri. punggung dan bokong udah berasa kesemutan setelah 4 jam perjalanan, saat itu saya berharap ada doraemon dibelakang saya menawarkan baling2 bambu dari kantong ajaibnya. Ternyata yang ada Cuma Indah di belakang saya, boro-boro punya kantong ajaib, kantong uang ada aja masih Alhamdulillah -,-

Sesampai di parkiran motor, di kanan kiri sudah banyak penjual makanan dan minuman yang menggoda banget minta dibeli. Tapi karena jam tangan saya sudah menunjukkan pukul 12 siang, takut terlalu malam pulangnya. Sayapun menolak ajakan deretan “es kelapa muda” untuk singgah. Hiks

sebenarnya ada dua cara menuju Teluk Hijau. Via darat dengan treking dan via laut mengunakan kapal kecil nelayan. Saya lebih memilih via darat, karena sebelumnya sudah mencoba via laut. Tantangan terbesar dari via laut adalah ombak samudra hindia yang mengganas, mengaduk-aduk perut saya, seperti pada saat berlayar ke Nusa Barong. Jadi saya singkirkan pikiran via laut dan memilih yakin via darat dengan treking.

Image

Sekarang semuanya dimulai dengan melangkah, trekking naik turun bukit masuk hutan kurang lebih 20-30 menitan, dengan jalan yang licin karena air hujan, batuan besar yang rapuh jika terinjak dan badan belum seimbang, akan menambah rasa was-was. Belum habis rasa lelah setelah mengendarai motor selama 4 jam, pokoknya dalam pikiran ketemu pantai langsung nyemplung, harus.

Image

Image

Image

Sesaat terdengar suara ombak besar menghantam karang, aaakkkkk nyampeek.. tapi sesaat saya melongo

“loh kok batu doank gini.. batu kecil.. batu besar.. batu bueesaarr..” uhmm yak jangan tertipu, ternyata memang ini bukan Green Bay yang sedari tadi kita cari. Ini dinamakan Stone Shore, atau pantai batu. Letak pantai batu ini memang bersebelahan dengan Green Bay, jadi jika kita sudah bertemu Pantai Batu, lanjutkan berjalan lurus saja masuk hutan lewat ujung jalan setapak.

Image

Image

Image

Dan akhirnya.. here we go….

Image

Aaaakkkkkkkkk.. Keren bangeettt *langsung foto-foto narsis*

Rasa lelah di perjalanan panjang yang gak nyampe-nyampe tadi, seketika hilang dan menguap begitu saja. Semua terbayar karena keindahan pantai teluk ijo. Setelah mencari tempat berteduh dan meletakkan ransel, saya pun segera berlari dari ujung ke ujung pantai. Main bola bersama teman-teman, Pasir pantainya yang halus dan putih membelai lembut telapak kaki saya, tebing-tebing tinggi menghijau seakan menambah rasa keindahan akan pantai ini. Air terjun di ujung pantai juga menambah kesan mistis dan angkuh. Tinggal di Indonesia selama kurang lebih 20 tahun dan masih setia mengunjungi pantai-pantainya, masih saja membuat saya berdecak kagum.

Image

Image

Image

setelah berlarian di pantai, main air, main bola, foto-foto narsis, kenalan sama bule dari Jerman yang sedang nyari Jodoh, tiduran di pasir pantai sambil dengerin music, mendongakkan kepala ke langit, terkena angin pantai yang sepoi-sepoi lirih lembut menampar wajah saya. Aah, ribuan ucapan syukur berulang kali saya katakan waktu itu. Indah dan damai.

Bersyukur cuaca sangat cerah hari ini (Dibaca kepanasan –red). Tiba-tiba perut piranha berbunyi minta diisi. Berbekal mie instan seadanya dari rumah opi, kami pun makan dengan lahap, cenderung rakus malah.

Image

Pukul 3 sore, kami memutuskan pulang dari Green Bay, karena takut kemalaman memasuki wilayah Gunung Gumitir. Berat rasanya meninggalkan pantai ini, melepaskan pandangan dari keindahannya dan terbayang rasa lelah capek juga karena harus menempuh 4 jam perjalanan lagi mengendarai motor.

Percayalah kawan, perjalanan yang melelahkan ini akan dibayar tuntas oleh keindahannya J

Well, Green Bay, Bye.. Bye..

Image

 

Advertisements

10 thoughts on “Green Bay, Bye.. Bye..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s